Langsung ke konten utama

RAHASIA SUKSES BISNIS BERKELANJUTAN DALAM SURAT AL 'ASHR



Jakarta, JENIUSLINE.- Setiap Pebisnis tentu ingin sukses dan memperoleh laba yang berkelanjutan. Semua pedagang tentu ingin omzetnya meroket, sehinggga meningkatkan keuntungan. Seluruh Karyawan, Pekerja dan Buruh juga ingin gajinya bertambah besar. Tentu kita semua ingin sukses dan meningkat kualitas hidupnya dari waktu ke waktu.

Maka, berlomba-lombalah manusia Mengejar Impian Hidup mereka. Berbagai rencana bisnis pun disusun. Segala daya upaya dikerahkan untuk meraih sukses. Bahkan, sibuk siang malam. Seakan tak ada waktu untuk istirahat..Tapi, mengapa tidak semua orang bisa sukses, gaji stuck, penghasilan tidak mencukupi, omzet makin menurun. Bahkan ada yang terancam bangkrut usahanya. Mengapa ⁉ 🤦‍♂️

Mungkin Anda bertanya-tanya apakah ada formula yang pasti untuk dapat meraih impian hidup dan kesuksesan
Bagaimanakah menjadi orang yang sukses? Sukses yang dimaksud di sini bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga bisa menyelamatkan orang lain. Sukses inilah yang selamat dari kerugian di dunia dan akhirat.

Bismillah ❤ Mari kita Simak, hayati dan amalkan petunjuk Allah dalam Al-Qur'an dan Sunnah pada surat Al ‘Ashr berikut.

Allah Ta’ala berfirman, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3).

Dalam surat ini Allah ta’ala  menjelaskan bahwa seluruh manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kerugian yang dimaksud dalam ayat ini bisa bersifat mutlak, artinya seorang merugi di dunia dan di akhirat, tidak mendapatkan kenikmatan dan berhak untuk dimasukkan ke dalam neraka. Bisa jadi ia hanya mengalami kerugian dari satu sisi saja. Oleh karena itu, dalam surat ini Allah mengeneralisir bahwa kerugian pasti akan dialami oleh manusia kecuali mereka yang memiliki empat kriteria dalam surat tersebut.

Empat Kriteria yang disebutkan dalam surat al-'Ashr tersebut diatas bila kita tafsirkan ke dalam dunia Bisnis, maka menjadi Lima Pilar Sukses Bisnis yang Berkelanjutan, yaitu :

1. Kekuatan Iman,
2. Manajemen Waktu.
3. Amal Shaleh
4. Saling menasehati dalam kebenaran,
5. Saling menasehati dalam kesabaran.

Jadi, dalam surat yang pendek ini, Allah mengajarkan kepada kita bahwa kita sebagai Pebisnis agar tidak mengalami kerugian. Karena itulah kita harus pandai mengelola waktu yang telah diberikan-Nya selama 24 jam sehari semalam. Caranya, kita harus mengembangkan diri kita dengan istiqamah meningkatkan kekuatan iman dan melakukan amal shaleh. Selanjutnya kita pun diperintahkan untuk senantiasa menegakkan al-haq dan as-shabr dalam kegiatan usaha kita.

Awal tahun 2020 ini menjadi penting bagi kehidupan kita jika kita memulai dan mengisinya nya dengan nilai-nilai yang lebih positif. Surat al-Ashar mengajarkan kepada kita tentang betapa pentingnya waktu dan mengisi waktu itu untuk membentuk nilai  dan kualitas kemanusian kita. semoga kita menjadi manusia-manusia yang lebih baik dari waktu ke waktu. Amin. (az).




Komentar

Postingan populer dari blog ini

VIRUS CORONA DAN TANGGUNG JAWAB PARTAI POLITIK, DIPERTANYAKAN⁉️🤭

Cikarang, SKJENIUS.COM.-  Sistem Ekonomi yang berada dalam Cengkeraman Kapitalis dan bergelimang Riba , ternyata  sangat rentan  dihantam badai pandemi covid-19. Belum lagi, Utang Luar Negeri yang makin membengkak sampai Rp 6.376 Triliun membuat perekonomian Indonesia semakin sulit bergerak. Seiring dengan itu, Jebakan Utang  (debt trap)  Cina Sosialis pun, sangat gencar menancapkan kukunya di Bumi Nusantara. Sedangkan, Kebijakan Pemerintah nampaknya Belum berpihak kepada kaum Buruh dan Masyarakat Adat, kesemuanya itu, tentu saja semakin melemahkan posisi Umat dalam Politik dan Ekonomi.  Demikian terungkap dalam Diskusi Bertajuk  “Virus Politik di Balik Corona”  yang diselenggarakan Dewan Perancang Partai Nusantara Bersatu (PNB) di Pendopo Al-Hikmah, Cikarang, Jawa Barat.  “Karuan, Kesenjangan Sosial makin Melebar. Apalagi dampak hantaman Badai Pandemi Corona telah membuat Ekonomi Makin Merosot, PHK di mana-mana, pengangguran makin m...

KEPATUHAN MENGELOLA RISIKO, FONDASI KUAT MEMENANGKAN PERSAINGAN

Jakarta, JENIUSLINE.- Menyadari akan pentingnya Manajemen Risiko (risk management) adalah jurus andalan PT. Samudera Biru Line dalam mengembangkan usaha Freight Forwarding, Logistic dan Heavy Equipment Rental yang memang penuh risiko itu. Manajemen Risiko, bukan hanya untuk mengantisipasi risiko yang bisa merugikan perusahaan, tapi juga mencegah risiko bagi customer maupun lingkungan. Terhindar dari resiko yang merugikan merupakan tujuan hampir semua orang, baik itu kerugian harta milik pribadi ataupun kerugian aset milik lembaga usaha. Demikian disampaikan Direktur Finance and Business Improvement, PT. Samudera Biru Line, Amel Zamri, SE menjawab pertanyaan wartawan seputar pentingnya Manajemen Risiko Dalam Memastikan Pencapaian Tujuan Strategis di Perusahaan, di kantornya Pejaten Office Park, Pasara Minggu Jakarta Selatan. “Karena itulah kesadaran akan manajemen risiko itu penting dan perlu guna untuk melindungi perusahaan maupun konsumen yang juga mencakup karyawan, pro...

MENIKMATI KEDAMAIAN DI SURAU INYIAK CUBADAK DI KAKI BUKIT BARISAN 😇

Malam yang sunyi, berganti kedamaian di pagi yang dingin. Bukit-bukit di Nagari Kamang Mudik masih berselimutkan kabut tipis pagi itu saat matahari mulai menampakkan dirinya di sela-sela awan beriring. Melengkapi Panorama Alam Nan Permai. Segarnya Tetes Embun Pagi, Menghilangkan Rasa Gundah di Hati. Langit Cerah Berwana Biru. Berhias Awan Putih Berpadu. Indahnya Nagariku Yang Penuh Berkah. Langit biru yang cerah menaungi barisan gunung dan lembah-lembah, hamparan sawah dihiasi padi sedang menguning di Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudik, Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kicau Burung Begitu Ramai. Seperti Riang Menyambut Padi yang tak lama lagi akan Dipanen. Pagi itu, sangat terasa Nikmatnya secangkir kopi cinta yang semuanya menggairahkan karena dihidangkan bersama sepiring singkong rebus penuh Kasih Sayang. Sambil menyeruput kehangatan kopi, resapi semilir angin sejuk diantara gemerisik daun-daun sedang menari. Ditingkah gemericik air jatuh dari Pi...