Langsung ke konten utama

DAHSYATNYA KEKUATAN NIAT MEMICU ENERGI POSITIF DALAM BISNIS



Jakarta,JENIUSLINE. - Saudaraku  Dalam satu bulan ini, kami di Samudera Group berlatih Meluruskan Niat untuk Memberi Solusi kepada masyarakat melalui bisnis yang kami kembangkan. Sebagai sebuah Holding Spiritual Company, manajemen Samudera Group mengajak para Direksi, Manajer, semua karyawan, Captain, awak kapal dan Stakeholder serta seluruh relasi binis untuk menjadikan perusahaan yang kita kelola sebagai mesin pencetak uang untuk membiayai Jihad fi Sabilillah

Alhamdulillah🙏 Dalam sebulan ini kami banyak mendapatkan pertolongan yang luar biasa dari Allah. Sebagaimana dijanjikan-Nya dalam Al-Qur'an bahwa jika kita menolong agama Allah, Allah akan menolong kita dunia dan akhirat

Allah Ta’ala berfirman, "Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad:7).

Maha Benar Allah dengan Seluruh Janji-Nya. Sungguh Luar Biasa berbagai kejadian yang kami alami dalam Tiga Minggu ini. Bahkan, banyak hal yang mustahil secara logika dapat kami selesaikan dalam dua minggu ini. Alhamdulillah. Berkat Petunjuk dan Pertolongan-Nya, segala sesuatu yang Tidak Mungkin itu, jadi berwujuddalam minggu ini.

Alhamdulillah di akhir tahun 2020 ini, Samudera Group berhasil mengembangkan kembali anak perusahaannya PT. Servindo Gardatama yang bergerak di bidang Manpower Supply, Security and Safety Equipment, membenahi PT. Citra Samudera Raya yang bergerak di bidang Industri Pelayaran dan mendirikan anak perusahaan baru, PT. Samudera Biru Line yang bergerak di bidang Global Transport, Forwarding, Supply Chain & Logistic.

Ternyata, Demikian Dahsyatnya Kekuatan Niat dalam Bisnis. Alhamdulillah. Ada ilmu hebat dibalik peran niat dalam setiap perbuatan, sehingga Allah dan Rasul-Nya sangat menekankan kekuatan niat. Niat juga memengaruhi kerja sistem fisiologis tubuh yang membuatnya lebih efektif dan kreatif. Karena itulah Nabi Muhammad SAW mengingatkan, 

“Sesungguhnya perbuatan itu tergantung pada niatnya, seseorang itu akan memperoleh apa yang telah diniatkannya. Siapa yang hijrahnya itu karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan memperoleh pahala. Dan barang siapa yang hijrahnya itu karena Harta atau wanita, maka ia akan memperoleh apa yang diniatkannya itu,…. ” (HR Bukhori dan Muslim)

Setelah mengalami sendiri, kami di Samudera Group pun semakin menyadari dan meyakini mengapa dalam ajaran Islam niat dipandang sebagai penentu segala perbuatan. Bahwa keberhasilan usaha apa saja tergantung pada niatnya. Sekalipun modal usaha tidak seberapa, tetapi oleh karena didorong oleh niat yang kuat, maka usaha itu akan berhasil.

Maka, dapatlah kita simpulkan bahwa niat memiliki kekuatan yang amat dahsyad sebagai penentu keberhasilan dalam usaha apapun. Memiliki niat baik itu sebenarya mudah. Yang susah adalah mempertahankan niat baik tersebut supaya tetap baik. Niat yang baik akan menghantarkan kepada energi-energi positif sehingga mampu menciptakan perbuatan atau tindakan positif juga. (az).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PT. CITRA SAMUDERA RAYA : “TERBUKA PELUANG BESAR MENJADI PELAUT INTERNASIONAL”

Jakarta, JENIUSLINE.- Memasuki tahun 2020, Indonesia berpeluang merebut kebutuhan tenaga pelayaran internasional, khususnya kapal penumpang dan perikanan dalam jumlah yang cukup besar bilamana pemerintah memberikan dukungan dengan mendatangkan tenaga pendidik profesional di bidang tersebut.  Saat ini, pekerjaan di dalam negeri terbatas, penggajian juga tidak memadai. Sementara itu, kesempatan bekerja di kapal asing  terbuka lebar  dan penggajian pelaut di luar negeri jauh lebih baik. Karena itu, pemerintah perlu  memfasilitasi  serta memberi kemudahan kepada perusahaan pengerah tenaga kerja pelaut ( Recruitment Crewing Agency )  dan  mendukung   calon ABK yang ingin memperoleh kerja di luar.  Demikian disampaikan Direktur Umum dan Operasional PT. Citra Samudera Raya (CSR), Masrul Chaniago, S.Sos kepada wartawan seputar perlunya kerjasama Pemerintah dan Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang ...

MENIKMATI KEDAMAIAN DI SURAU INYIAK CUBADAK DI KAKI BUKIT BARISAN 😇

Malam yang sunyi, berganti kedamaian di pagi yang dingin. Bukit-bukit di Nagari Kamang Mudik masih berselimutkan kabut tipis pagi itu saat matahari mulai menampakkan dirinya di sela-sela awan beriring. Melengkapi Panorama Alam Nan Permai. Segarnya Tetes Embun Pagi, Menghilangkan Rasa Gundah di Hati. Langit Cerah Berwana Biru. Berhias Awan Putih Berpadu. Indahnya Nagariku Yang Penuh Berkah. Langit biru yang cerah menaungi barisan gunung dan lembah-lembah, hamparan sawah dihiasi padi sedang menguning di Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudik, Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kicau Burung Begitu Ramai. Seperti Riang Menyambut Padi yang tak lama lagi akan Dipanen. Pagi itu, sangat terasa Nikmatnya secangkir kopi cinta yang semuanya menggairahkan karena dihidangkan bersama sepiring singkong rebus penuh Kasih Sayang. Sambil menyeruput kehangatan kopi, resapi semilir angin sejuk diantara gemerisik daun-daun sedang menari. Ditingkah gemericik air jatuh dari Pi...

SOLUSI AL-HIKMAH UNTUK ANDA YANG EKONOMINYA MELOROT TERDAMPAK CORONA

Jakarta, JENIUS. - Covid-19, bukan saja mengguncang dunia dengan banyaknya orang yang terinfeksi dan mati di 200 negara, seiring dengan itu, sebanyak 12 Juta Orang Indonesia Berpotensi Jatuh Miskin akibat Corona. Data terbaru nasional hingga Kamis, 16 April 2020, pekerja terdampak corona di sektor formal yang di-PHK ada 229.789 orang. Sementara itu yang dirumahkan ada 1.270.367 orang. Corona pun Hantam Pariwisata Indonesia, Nasib Jutaan Pekerja Terancam. Nampaknya, Tantangan Ekonomi ke Depan Semakin Berat. Target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi 2020 akan terkoreksi cukup tajam. Padahal, sebelum wabah corona pun, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berkutat diangka 5 %. Jokowi Gagal membuat ekonomi meroket sampai 7%. Namun sukses meningkatkan utang Luar Negeri sampai tembus Rp 6.376 triliun (kurs Rp 15.600). Karua saja ketimpangan sosial dan kemiskinan di Indonesia, semakin menjadi fenomena isu yang kompleks dan ruwet sampai saat ini. Mampukah Jokowi memberi solusi unt...